Mereka kini telah berada di ruangan Sean, Ily dengan telatennya mengeluarkan beberapa makanan yang tadi sempat di belinya. Tae yang tak pernah melepas rangkulannya pada pinggang Ily membuat Sean dan Seano melihat kelakuan Tae. "Yon .. lepas dulu tangan lo .. lo gak kasian sama adik gue ??" " Ck .. Dianya aja gak protes, kok lo yang protes ,?" Ucap Tae dengan juteknya. "Gue risih tau ..., lo tuh harusnya bantuin buk ..." Sebelum menyelesaikan ucapannya, dengan segera Tae membantu Ily. Hal itu ia lakukan bukan karena ucapan Sean, tapi karena Tae tau bahwa makanan yang akan dikeluarkan pasti panas. "Makasih Tae" senyum itu muncul kembali. "Sama sama Queen .." cup , Tae tes kecupan pada bibir Ily. Sean Seano hanya bisa memutar bola mata mereka karena melihat kelakuan Tae. Tok tok tok

