Tae melakukan terapi pada kakinya, ia mencoba berdiri tanpa besi penyangga yang tertanam pada tanah di kedua sisi nya. Ily menyemangati Tae, ia tak pernah sedikit pun mengeluh akan apa yang kini Tae alami. "Semangat Tae ... sini ..." Ily merentangkan untuk menyambut kedatangan Tae. Lihat itu. Ya, enyum tulus yang terpatri di wajah istrinya membuat semangat Tae untuk terus melangkahkan kakinya. Kini, kedua tangan itu telah terlepas dari besi penyangganya. Tae kembali menatap ke arah Ily. Wanita cantik dihadapannya masih tersenyum dan selalu menyambutnya Sssrrreekkk Satu langkah Sssrreekkkk Dua langkah Ssrreeekkk .... Ia terus mencoba melangkahkan kakinya Tiga langkah lagi ... Ssrrrrreekkk ... Enghhh ... Ssrreekkk ... kkk. . keseimbangannya mulai goyah " Satu lagi Tae, lo h

