Bahagiaku

884 Kata

Keesokan harinya, Ily meliburkan diri untuk menjaga Tae, sepanjang waktu. Ia sangat senang akan bangunnya Tae dari koma, akhirnya Ily bisa melihat senyuman milik suaminya lagi. Begitu pun sebaliknya, Tae selalu menatap gerak gerik sang istri yang baru datang dan membereskan beberapa peralatan dan Tae hingga besok. Kaki dan tangan Tae telah terbebas dari gips, hanya perlu terapi berjalan untuk kembali mengembalikan kakinya. Sayang, sini "panggil Tae yang sedang menyenderkan punggungnya pada kepala ranjang. Sebentar Tae, tanggung jawab "Tinggal dulu Ratu, sini deh" akhirnya saya mengalah dan mendekat ke arah Tae. Kenapa suamiku sayang ??? " "Duduk" Tae menepuk sebelah ranjangnya. "Masa disini?" "Gapapa dong .. muat kok, kasurnya gede gini" "Okeyyy iya iya ..." akhirnya Ily p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN