Mimpi 2

1047 Kata

Ta selesai berpakaian, masih diselubungi kesal yang entah lebih besar ke mana, ke mimpinya atau ke Reda. Dibawanya langkah hingga merenung bertelentang di tempat tidur. Mimpi yang sama datang, berkali-kali mengusik kedamaian tidur Ta. Dalam mimpi itu Ta melihat seseorang wanita berambut panjang berusaha menggapai dirinya, meminta dipeluk, memohon sebenarnya. Dia cantik meski tak penuh wajahnya diperlihatkan mimpi, hanya dari leher hingga hidungnya. Ta sedikit banyak yakin wanita itu ibu kandungnya, dagunya punya belahan, sama seperti Ta. Kau tidak berhak menuntut balas. Orang tuamu bersalah. Sama saja mempermalukan diri sendiri kalau kau naik ke permukaan mengakui merek ayah ibumu. Ta ingat sosok ibu asuhnya. Wanita gempal berkacamata, berkulit kecokelatan dan jarang tersenyum. Kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN