Damian berjalan menghampiri Jessi yang berdiri mematung menatap kearahnya intens. "Dia menghampiriku, Oh! Tuhan. Apa yang harus aku lakukan? Aku harus memanfaatkan kesempatan ini." Jessi nampak kegirangan melihat Damian semakin mendekatinya. "Hay!" ucap Damian kearah Jessi seraya menjulurkan tanganya "Aku Damian." Jessi tanpa buang waktu langsung menjabat tangan Damian "Aku, Jessi Bernart." Balas gadis berambut ikal itu dengan senyum yang ceria di wajahnya. Saat melihat wajah Jessi, Damian kembali teringat bagaimana gadis berambut ikal itu mendorong mobil Leona ke dalam jurang "Seharusnya aku memotong tangan dan kakimu saat ini." pikir Damian. Jessi menyerengit ketika genggaman tangan Damian semakin menguat sebelum kemudian Jessi mulai meringis kesakitan karena Damian meremas tanganya

