50. H-3

1014 Kata

Sore itu, udara Bandung sedang bersahabat. Matahari hangat tapi tidak menyengat, angin tipis-tipis berhembus dari balik pegunungan, membawa aroma bunga dari kebun sekitar. Sebuah restoran semi-outdoor dengan latar belakang tanaman rambat dan lampu gantung kecil menjadi lokasi meeting hari itu. Di sudut taman restoran, sebuah meja bundar telah dipesan khusus. Senna duduk di samping Dhaffi, sementara di pangkuannya, Kenzie sedang sibuk menggigiti empeng sambil mengamati orang-orang di sekitarnya. Di sebelah kanan mereka, duduk seorang wanita elegan berusia lima puluhan, dengan kerudung krem dan raut wajah hangat namun tegas—Diana, ibu kandung Dhaffi. "Jadi, semua vendor sudah siap ya untuk hari-H?" tanya Diana sambil melirik salah satu tim dari wedding organizer (WO) yang duduk menyodorka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN