49. Hari Terakhir Magang

808 Kata

Pagi itu, Senna berdiri di depan cermin kecil kosannya. Dia tersenyum untuk dirinya sendiri. Tak ada keraguan. Tak ada topeng. Tak ada ketakutan seperti hari-hari sebelumnya. Hari ini adalah hari terakhirnya magang. Hari terakhir memakai name tag bertuliskan “MAGANG” yang selama ini terasa seperti stempel ketidakberdayaan. Hari ini, ia akan menanggalkan semuanya. Beban. Ketakutan. Juga rasa tidak pantas yang selama ini menghantui. Dan ia memutuskan—hari ini dia akan berjalan tegak, tanpa perlu lagi bersembunyi. Kemarin dia sudah membicarakan hal ini dengan Dhaffi. Dan sebenarnya ini adalah ide Dhaffi, pria itu meminta Senna untuk menggunakan hari terakhirnya untuk membuat semua orang bingung. Dhaffi meminta Senna untuk memberanikan diri untuk satu hari saja. Karena setelah hari ini, be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN