"Baru kali ini saya melihat Kenzie lengket dengan orang lain," "Senna bukan orang lain, dia calon mamanya Kenzie, Pah," Koreksi Diana membuat Senna tersipu malu ditempatnya. Sesi makan malam sudah lewat, kini Senna dibawa ke ruang keluarga untuk ngobrol santai dengan orang tuanya Dhaffi. Selama ini Senna salah mengira, ternyata semua pikiran buruknya tentang papanya Dhaffi tidak terbukti benar. Meski pembawaan pria itu terkesan tegas, tapi aslinya papanya Dhaffi sangat baik dan santai. "Kamu aslinya orang mana, Nna?" tanya papanya Dhaffi, Arvin Salendra. Senna yang sedang memangku Kenzie lantas menatap Arvin, "Saya asli Bandung, Om," Arvin manggut-manggut. "Pantesan, soalnya pembawaan kamu lembut sekali," balas Arvin. "Dulu Dhaffi KKN-nya di Bandung, Nna." celetuk Diana membuat Sen

