Kalau kau terluka, tolong jangan temui aku dulu. Sebaris kalimat itu terus menari-nari dalam benak Red. Enggan pergi meski hanya dalam bentuk pesan yang ia terima dari Shea. Begitu mengganggu pikiran dan membuat semangatnya hilang seketika. Ia juga belum bertemu dengan Shea setelah pertandingannya selesai. Kata John, Shea sudah pulang saat pertandingan baru berlangsung setengah jalan. Red pikir profesinya yang begitu manly bisa menarik hati semua kaum hawa, tanpa terkecuali. Ditambah lagi dengan kepopulerannya dan trofi kemenangan yang ia terima dalam setiap kejuaraan yang ia lakoni. Red menjadi petarung paling tak terkalahkan beberapa tahun belakangan ini. Para wanita menjerit tiap kali datang untuk memberinya dukungan. Selama hidupnya, baru satu wanita yang terang-terangan menunjukkan

