Bab 24

1128 Kata

"Kupikir kita harus menemui Grace, Shea. Kau semakin parah." Maggie mengelus rambut Shea dengan mata yang berkaca-kaca karena menahan tangis. Shea bergelung di balik selimut, meringkuk seperti bayi. Badannya menggigil ketakutan. Suhu tubuhnya pun ikut naik hingga memproduksi keringat dalam jumlah yang cukup banyak. "Kenapa kau jadi seperti ini lagi, Shea? Apa yang harus Mommy lakukan?" Tangis Maggie pecah seketika. Bahunya bergerak naik turun. Pegangannya pada ujung seprai pun ikut mengerat. "Aku rasa dia melihat berita tentang pembebasan pria berengsek itu, Mag." Maggie mengalihkan pandangannya dari Shea. Isak tangisnya tidak sekuat sebelumnya ketika menemukan Gail masuk ke kamar Shea dengan nampan yang berisi segelas minuman hangat. Gail meletakkan nampan tersebut di atas nakas, mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN