Chapter ini sedikit membosankan. Boleh diskip kalau nggak suka.... ~~~~~ Setelah bercanda, Dinda yang biasanya tidak pernah ikut Silvia ke studio 2A, tempat program 'Ngobrol Bareng Artist' sedang live, sekarang sudah ada di samping Silvia. Silvia acuh aja dengan kehadiran Dinda. Dia tetap fokus pada acara di hadapannya. "Lu nangis, Via?" Dinda terkejut melihat pipi Silvia sudah dibanjiri oleh air mata. Tidak puas dengan anggukan Silvia, Dinda memutar tubuh Silvia hingga menghadap padanya. "Lu kenapa nangis?" "Gue terharu. Itu Bimo nyanyiin lagu Dari Hatinya Club 80's bener-bener dari hati banget, sampai berlutut di hadapan Andrea," jawab Silvia sambil sesenggukan. Dinda mencoba menahan tawanya agar sahabatnya itu tidak tersinggung karena ulahnya. "Terharu gimana sih? Itu scri

