Usai mengerjakan ibadah solat isya, Andra mondar-mandir di kamarnya. Dia tidak menyangka akhirnya ipod yang dititipkan pada Dastan sampai juga ke tangan Silvia. Padahal Andra sudah mengubur dalam-dalam harapannya pada Silvia ketika muncul asumsi bahwa Silvia kembali pada kekasihnya dan mengabaikan Andra. Andra bukannya orang yang memiliki filosofi hidup anti optimis, tapi dia hanya laki-laki yang terlalu berpikir secara realistis. Menurutnya, buat apa memaksakan seseorang yang memang sudah tidak ingin menjalani suatu hubungan dengan kita, nanti pada akhirnya kitalah yang pasti akan berjuang sendirian. Andra bingung setengah mati. Dia bahkan sudah lupa lagu apa saja yang ia simpan di playlist ipod itu. Silvia mengatakan di ipod tersebut hanya ada sepuluh lagu. Andra kemudian mengubek apli

