"Dirga s****n!" kata Dylan setelah membuka paket yang baru saja di berikan oleh Mbak Inah kepadanya. Dia sungguh tidak pernah mengira akan mendapatkan kiriman paket seperti ini, terlebih paket itu di tujukan untuk istrinya. Ya, paket itu bukanlah sebuah teror atau apapun yang berada di dalam pikirannya. Bingkisan itu hanya berisi beberapa buah lingeri lengkap dengan dua pucuk surat yang masingmasing untuk dirinya dan Bianca, yang Dylan hapal betul jika itu adalah tulisan tangan Dirga, sahabatnya. Selain itu, di ujung surut ada sebuah gambar yang merupakan tokoh kartun kesayangan Dirga yang menurutnya di menyukainya sejak film itu ada, Naruto. "Hallo sobat, Akhirnya loe melepas masa lajang juga meski aku sendiri tidak kaget melihat pengorbanan loe saat bertemu dengan Cathy dulu.

