Setelah kejadian yang begitu dramatis dan menguras emosi serta air mata dua orang perempuan dalam keluarga Hanggono, keadaan kembali tenang meski wajah datar Bianca masih terlihat jelas membayang dalam setiap aktivitasnya. Perempuan yang dulunya masih ada sedikit senyuman ketika berada di dalam rumah, kini senyuman itu menghilang bersamaan dengan keadaanya yang jauh dari kata baik-baik saja. Dylan yang selalu berada di samping Bianca-pun berusaha untuk menjaga agar emosi istrinya tetap stabil dan tidak ada guncangan yang dapat memperburuk keadaannya. Terkadang Dylan harus rela memeluk tubuh indah itu selama beberapa saat atau mengesampingkan semua kebutuhan dirinya sendiri. Soal caffe dia-pun terpaksa untuk sementara waktu percaya pada bawahannya jika mereka akan mengurus usah

