Sebelas

1019 Kata

Berulang kali Dylan memukul setirnya dengan sangat keras. Perasaannya campur aduk antara senang karena sudah menemukan Cathy dan mengetahui apa yang di alami oleh Bianca. Tapi di sisi lain dia merasa sedih dengan kenyataan yang baru saja diketahui. Dibalik senyuman dan keanggunannya, Bianca menyimpan duka yang begitu dalam. Sungguh selama ini Dylan tak pernah menyangka jika sikap dingin petempuan itu disebabkan oleh masa lalunya yang begitu kelam dan menyakitkan. "Laki-laki s****n!" umpat Dylan sambil terus melajukan kereta besinya membelah jalanan di malam yang sepi dan di guyur hujan yang seolah ingin membuatnya merasa jauh lebih terluka dan tersakiti dengan semua keadaan yang baru diketahui Dylan. Dengan amarah yang terpendam, Dylan terus menjalankan mobilnya menuju rumah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN