"I can't!" Ken menggeleng kuat. "The other choice please." Amelia hanya diam. Menatap putra bungsunya dengan tatapan memohon. "Please no!" Erang Ken memelas. "Don't!" Amelia memejamkan matanya melihat bulir bening yang menuruni pipi Ken. Sedalam itu kah perasaan putranya pada gadis itu? Dia hanya meminta Ken menjauhi Angel. Gadis itu bukan gadis yang cocok untuk putranya. "Mi, please..." "Jangan ikut campur yang bukan urusan kamu, bang!" "I'm not gonna do that!" Ken menghapus air matanya. "I can't..." Ken terus menggeleng. "No!" Amelia memijit pelipisnya. Kesabarannya hampir habis. Dia hanya ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Salahkah? "Pi?" Ken menatap Damian yang hanya diam sejak tadi, meminta dukungan. "Enough, Ken-aro!" Amelia berdiri. Sebenarnya dia tidak tega melihat

