Episode panjang

1889 Kata

Bisma terduduk di kursinya dengan ekspresi lelah. Tadi malam ia kurang tidur lantaran harus menghadapi kemarahan orang tuanya. Rekaman dashboard itu adalah bukti yang tidak bisa dibantah lagi. Awalnya ia pura-pura tidak tahu, tapi setelah mendapat begitu banyak pertanyaan seputar Sisil, Bisma terpaksa mengaku. Sisil bukan gadis sembarangan, jadi susah untuk menghindar. Ditambah Pamannya terus menekannya dengan kalimat-kalimat yang kurang mengenakkan. Alhasil, Bisma keceplosan karena terpatik emosi. "Sialan. Kenapa aku harus menikahinya?" keluh Bisma menendang meja di depannya kasar. Rencananya untuk menjebak Dirgantara sudah benar-benar sirna. Ia pun tidak bisa lagi memanfaatkan Sisil. Wanita yang tadinya ia jadikan boneka, kini malah menjeratnya dalam permasalahan paling rumit. Menikah?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN