Chapter 30

1322 Kata

Sepulang kuliah, aku duduk di basement seperti anak hilang—hanya ditemani dengan alunan musik dari food court yang sayup-sayup terdengar, bercampur dengan ramainya anak-anak yang asik berbincang. Aro masih memiliki jadwal satu kali lagi, sedangkan jadwalku sudah habis. Seandainya ponselnya tidak kupegang, aku memilih untuk pulang dan segera tidur. Emosiku sore ini banyak menguras energi. Awalnya aku hendak mendatangi kelasnya, namun aku segera sadar kalau apa yang kulakukan sama saja seperti menyerahkan diri ke kendang harimau. Di jurusanku saja Aro sangat populer, apalagi di jurusannya? Aku benar-benar merasa lelah. “Eh, udah cek postingan bidadari kampus terbaru belum? Lindy masuk tau!! Keren banget sih kamu,” ujar seorang gadis pada temannya yang kini duduk tak jauh dari kursiku. “Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN