Chapter 43

707 Kata

“Kamu kenal mereka?” tanya Aro. “Enggak, baru liat ini. Mungkin temennya anak kos,” jawabku. Tak lama kemudian, ada seorang teman kosku keluar dan menghampiri mereka, lalu aku bergumam, “Oh, temennya si Verna.” “Siapa?” tanya Aro yang terdengar terkejut. “Verna, temen kosanku. Kamu kenal?” Aro melihat ke depan lagi dan memperhatikan mereka. “Namanya gak asing, tapi kayaknya orangnya beda.” “Kamu punya kenalan namanya Verna?” Ia mengangguk pelan. “Bukan siapa-siapa kok, lagian juga kayaknya cuma namanya aja yang sama.” Mengatakan bukan siapa-siapa, tapi tatapannya membuatku curiga. Bahkan ia terus memperhatikan sampai kedua motor itu meninggalkan tempat ini. “Kamu yakin itu bukan siapa-siapa? Aku sih gak tau nama lengkapnya, tapi dia kuliah di kampus sebelah, ambil kesehatan. Kayakn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN