Formula

1405 Kata

"Nih, Pa." Andrew menolehkan lehernya pada pantry. Suga mengangkat bungkusan mie ke udara. Segera dia bingung. Dia tidak memesan mie sama sekali. Kenapa malah diberi? "Buruan deh. Jangan mempersulit rencana." Rencana apaan pula? Andrew tidak merasa lupa akan apa yang terjadi sejak pagi antara dia dan Suga. Tentu saja istilah rencana tidak ada sama sekali di dalamnya. "Rencana apa?" Meski begitu Andrew meninggalkan sofa. Suga tahu benar dirinya tidak bisa memakan mie instan. Kenapa malah ditawari? Terdengar seperti ingin mencelakainya, namun tidak mungkin. "Udah ikut aja." Suga mendaratkan bungkus mie tepat di tangan papanya. "Nih masak, Pa." Kepalanya masih bingung. Antara mau menurut dan mundur. Wajar begitu. Toh Suga juga bertindak tanpa penjelasan. "Buruan atuh, Pa!" "Turuti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN