Saya Tidak Tahu

2191 Kata

Arlin mempercepat langkahnya. Tidak mau Sean maupun Andrew menemukannya. Berbaur dengan sekelompok gadis, dia ikut naik ke lantai lima yang merupakan time zone. Tidak ada tempat untuknya duduk. Arlin hanya bisa bersandar pada meja counter penjual tiket. Ada beberapa orang melakukan yang sama, memberikan dia keyakinan bahwa itu tidak masalah. Arlin melipat tangan di depan d**a. Menghela nafas berat sesudahnya. Kenapa aku merasa semarah ini? Sean dan Andrew sudah sering berdebat. Bahkan pada masa-masa awal lebih parah. Sean dan Andrew saling mengumpati kelemahan masing-masing dengan bahasa sangat kasar, menjadikan Arlin begitu merasa bersalah sebab dia adalah objek penyebabnya. Yang tadi terjadi malah sudah lebih baik. Andrew dan Sean masih memiliki sedikit pengendali di mulut mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN