Kamu Memiliki Saya

1831 Kata

"Papa, ada telepon." Adam menuruni sofa, berlari menuju papanya yang tengah berkutat dengan laptop. "Dari siapa?" Adam tidak sempat membaca, terlanjur sampai di depan sang papa. Jadi dia pun menyerahkan saja ponsel sebagai jalan singkatnya. "Suga?" Andrew langsung mengerutkan alis. Tadi anak itu meminta izin pergi bermain. Jika sudah begitu jangankan menelepon orang, ditelepon pun biasanya dia tidak lagi bisa. "Ha.." "Papa cepat ke sini! Mama dan Om Sean lagi nonton berduaan." Dia belum sempurna berkata, tapi Suga telah menyembur. Isinya yang memancing emosi pula langsung menutup rapi kebingungan Andrew. "Di mana?" "Di bioskop mall Garenda. Buruan!" Panggilan terputus. Andrew menyimpan segera pekerjaannya dan berlari menuju lift. Adam yang tertinggal memungut buku Andrew. Menge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN