Indah baru sampai di depan pintu kamar Arlin. Ruangan dengan nuansa krim tersebut bersih seperti biasa. Tidak ada barang-barang yang berserakan seperti kondisi kamar miliknya. Semua tertata rapi pada tempatnya, menunjukkan benar si pemiliknya yang konsisten bersih-bersih. "AR!" Berteriak adalah hal pertama yang akan selalu Indah lakukan ketika tidak menemukan orang yang dia cari. "Ada anak-anak lo tuh depan!" Indah melangkah masuk, celingukan untuk melihat setiap sisi. Takut-takutnya Arlin tengah bersembunyi atau mungkin tertidur. Hasil yang tiada menjadikan Indah masuk ke dalam kebingungan. Perasaan sejak tadi selesai sarapan dia belum melihat Arlin keluar dari kamar lagi. "AR!" Digedornya kuat pintu toilet. Padahal yakin tidak ada orang di dalam sebab heningnya yang teramat sang

