PART 20

1581 Kata

Affiya Ramania Kedasih ------------ Aku berjalan gontai menyusuri trotoar jalanan, menyusuri setiap jengkal jalanan tanpa perduli bagaimana sakit nya kedua kaki ku yang sudah berulang kali terseok. Aku memilih untuk berjalan cepat meninggalkan Kak Fahri yang sedari tadi memanggil - manggil nama ku. Dia Menceraikan Ku! Rasanya aku benar - benar tidak percaya mendengar kata itu mulus terucap dari mulut Kak Fahri secara langsung, kata yang selama ini menjadi ketakutan ku. Aku tidak merasa menyesal sama sekali meminta cerai darinya, justru aku jauh merasa lebih lega karena mulai saat ini antara aku Kak Fahri dan Mba Laras sudah tidak ada hubungan apa pun lagi. Aku sudah memutuskan untuk melupakan mereka semua, melupakan kenangan semua tentang keluarga kecil yang sempat aku dan Kak Fahri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN