Kehadiran Dehan di antara Rumaysha dan Ardan membuat rumah tangga keduanya semakin lengkap. Bila dulu mereka hanya berdua, otomatis rumah mereka pun hanya diramaikan oleh canda tawa mereka saja. Semenjak ada Dehan, rumah mereka ramai oleh tangisan bayi kecil itu. Dehan seperti magnet. Selalu berhasil menarik perhatian orang meski hanya melihatnya sekali. Maika selaku nenek dari bayi tampan ini pun tak mampu menolak pesonanya. Dia ingin terus berdekatan dengan Dehan, cucunya. Masih seperti mimpi rasanya. Baru saja 3 tahun yang lalu dia ada di posisi yang sama. Mengurusi bayinya sendiri yang kini sudah menjelma jadi Aysar, bocah laki-laki yang pintar sekaligus aktif. Sekarang dia sudah menggendong cucunya, anaknya Rumaysha. "Masyaaallah cucunya Jiddah kasep pisan. Dehan mandi dulu, ya, Na

