Rita memberikan semangat agar Indah tidak berputus asa dan tidak bersedih seperti nggk karuan. Dia tahu niat Indah tidak pulang karena tidak mau orangtuanya mengetahui bahwa dia sedang bersedih.
Tapi, alasan Indah tidak pulang karena John satu rumah. Rita tidak mengetahui itu karena Indah tidak memberitahu kan kalau mereka serumah dan kamar berhadapan.
Terimakasih ya Rit...
Iya, kamu istirahat lah..
Keesokan harinya mereka sarapan pagi bersama. John melirik tempat kursi Indah kosong.
Semalam Indah nggk pulang ya ma?, Andre bertanya kepada mamanya karena dia juga tidak melihat Indah.
Tadi malam dia nelpon mama, katanya dia nggk bisa piulang dan bermalam di rumah Rita.
Oho..., jadi kak Indah nggk pulang.
Saya sudah kenyang saya mau berangkat dulu ya om, tante.
John meninggalkan meja makan dan pergi ke kampus dan menghiraukan kejadian semalam. Sesampai di kampus terlihat Airin sedang menunggunya di depan gerbang kampus dan mengangkat kedua tangan nya.
John...., hei....
Selamat pagi, sayang.
Pagi.
Sayang ayo beli sarapan karena kau dari rumah belum sarapan.
Airin terang-terangan dengan mempublikasikan hubungannya dengan John bahwa dirinya pacarnya John. Tapi, John merasa tidak nyaman dengan sikapnya Airin. Tapi dia terhenti dan berpura-pura bermesraan dengan Airin di depan Indah.
Don't worry, Indah.
Dia hanya buat kamu tambah sedih saja, lebih baik kita jauh-jauh dari hadapannya.
Ajak Rita.
Hmmm,....
Indah dan Rita pergi kenkelas dan Indah mencoba menahan perasaan nya agar dia tidak nampak bersedih.
Lepaskan,...
Maksud kamu apa, John.
Kesal Airin yang tiba-tiba mendapatkan perhatian tapi sudah di dorong oleh John.
Kamu tadi mau beli sarapan kan?
Nggk selera.
Kalau begitu kamu cari sendiri yang mau menemanimu. Karena baku ada urusan penting.
John menarik napas panjang di kamar mandi.
Setelah dia merasa lebih baik dan tenang dia keluar dan masuk kelas.