"Maafkan kata-kataku tadi ya sayang," ucap Hito pelan sambil menenggelamkan kepalanya di ceruk leher Lisa. Lisa memejamkan matanya setelah tahu Hito lah yang memeluknya. "Kamu mau kan memaafkanku?" tanya Hito sambil membalikan tubuh Lisa. Lisa membuka matanya. “Mas minta maaf untuk kata-kata yang mana?" tanya Lisa pura-pura tak mengerti. “Yang tadi soal telur ceplok, aku sudah keterlaluan. Pasti itu membuat kamu tersinggung,” ujar Hito. "Tidak kok mas, tidak sama sekali,” jawab Lisa sambil tersenyum. "Sudah yuk mas kita ke ruang makan lagi, aku sudah selesai buat telur dadarnya," pinta Lisa sambil mengambil piring berisi telur dadar. Hito pun tersenyum saat akan melangkah, Hito mengambil alih piring yang Lisa pegang dan mereka pun kembali ke ruang makan. Setelah itu mereka kembali ma

