Tiga tahun kemudian... Laki-laki di depannya tampak lebih tampan dari biasanya. Laki-laki itu memakai kemeja hitam dan celana bahan hitam yang melekat indah di tubuhnya. Di tangannya ada sebuah buket bunga. Berisi macam-macam bunga yang Elian tak tahu. Perempuan itu tak yakin bisa menerimanya, karena di tangannya sudah ada tiga buket lain yang diberikan teman-temannya tak kurang dari sepuluh menit yang lalu. "Selamat wisuda, Sayang..." ucap laki-laki itu sambil memeluk Elian. Elian tak bisa menahan senyumnya, apalagi mengetahui beberapa orang yang melihat mereka dengan tertarik. Awalnya Elian ingin menyembunyikan hubungannya dengan laki-laki di depannya itu, tapi tak ada satu bulan mereka berpacaran, berita itu sudah tersebar luas. Dan Elian bisa menebak siapa yang menyebarkannya. Tak l

