PART 50

1602 Kata

Elian tertawa kosong. Ia tahu sekarang dirinya pasti terlihat seperti orang bodoh, tapi ia tetap tertawa. Karena tak ada yang bisa ia lakukan selain itu. Elian sama sekali tak tahu harus melakukan apa sekarang, selain tertawa dan menganggap semua hanya guyonan dan perkataan Haidar di depannya itu tidak serius. "Saya nggak bercanda, Elian," kata Haidar memotong tawa Elian. Wajah Haidar yang sedikit mengeras membuat Elian menghentikan tawanya. Menganggap semua hanya guyonan ternyata tak berjalan lancar. Haidar tak berniat melepaskan Elian dari suasana canggung itu. Elian memegang tangan Haidar dan menjauhkannya dari wajahnya. "Bapak tau ini nggak bener kan. Saya anggap nggak denger apa yang barusan Bapak katakan. Saya permisi dulu," kata Elian. Haidar kembali menahan tangan Elian. "Sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN