Grace harus mengakui bahwa menjalin hubungan tidak semenakutkan yang dibayangkannya. Bahkan itulah yang membuat hari-harinya menjadi lebih bersemangat. Terlebih karena dua kali dalam sebulan Evan selalu menyempatkan diri untuk menemuinya. Seakan-akan kini dunia milik berdua. Namun tentu saja yang namanya dua sahabat menjadi kekasih selalu memiliki momen perdebatannya sendiri. Yang pertama berhasil dipecahkan setelah mencapai mufakat. Akhirnya Grace dan Indah tetap tinggal di rumah yang sama tetapi mobil Evan diberikan untuk dipakai sehari-hari. Lagi pula itu akan membantu mencegah pengeluaran biaya perawatan akibat mesin mobil yang tidak dipakai. Perdebatan besar yang kedua adalah ketika Evan ditawari sebuah posisi yang bagus di hotel cabang Filipina. Kinerjanya yang sangat baik membuat

