Yuna yang memang bangun terlebih dahulu, memandangi suami dan keponakannya yang masih terlelap. Lalu, dia mengulurkan tangannya untuk mengecek suhu badan aimmar. Kelihatannya wajah suaminya tidak sepucat kemarin, dan benar saja suhu badannya sudah turun. Saat akan menarik tangannya dari kening aimmar, pria itu menariknya lalu mencium telapak tangan yuna. Membuat wanita itu terkejut mendapatkan perlakuan seperti itu. "Kenapa kau tidur di sofa kemarin ? Kau tidak ingin tidur satu ranjang denganku ?" Tanya aimmar dengan suara serak khas orang bangun tidur. Yuna menggelengkan kepala. "Bukan gitu, selama ini kita kan tidak pernah tidur seranjang." Jawab yuna. "Apa kau masih merasa pusing ?" Kali ini giliran aimmar yang menggelengkan kepala. "Aku baik - baik saja." kata aimmar. Tak bersela

