"Haa ? Kita tidur dalam satu ranjang ?" Tanya yuna tak percaya. "Apa ada yang salah ?" Yuna menggeleng cepat. Sebenarnya memang tidak salah, hanya saja ini suatu hal yang baru. Mengingat semua kejadian setelah pernikahan tidak berjalan seindah kisah yang lain. Apalagi sejak awal aimmar memiliki dendam yang sekarang sedang yuna selidiki. "Baiklah jika kau tidak mau." Kata aimmar memberikan keputusan setelah melihat raut wajah yuna yang ragu. "TUNGGU!!!" Senyuman aimmar langsung nampak semringah di wajahnya, membuat yuna tersipu malu. "A-aku...mau." lanjut yuna malu - malu. "Baguslah. Kalo gitu kita mulai dengan menemaniku dan omar tidur siang." Goda aimmar yang benar - benar sukses membuat wajah yuna semakin malu. Sejujurnya dia merasa sangat bahagia, tapi yuna juga tetap harus waspada.

