Aroma Tubuh

1436 Kata

“Sebelum tahu kehamilanmu, Oma memang sudah berencana menjodohkan kalian. Jadi kemarin Oma minta saja Sakha untuk membeli cincin untuk ancang-ancang,” Laila bersuara. membantu Sakha keluar dari kebingungannya atas pertanyaan Shabina. “Tapi kenapa? Kenapa harus ada perjodohan?” Shabina masih mencari titik terang dari semua keanehan ini. “Lihatlah umurnya. Dia sudah sangat tua. Oma takutnya dia gak laku-laku, jadi yasudah Oma berinisiatif menjodohkan kalian. Kalau pun kamu gak bisa, Oma akan tetap menjodohkan Sakha dengan perempuan lain.” Sebenarnya Sakha tidak terlalu setuju dengan kebohongan Omanya yang terakhir. Karena disini kehidupan Sakha seakan dikendalikan penuh oleh Laila. Padahal keadaannya, sangat jauh dari kebohongan tersebut. Ingat, masih ada yang lebih tua dibanding dirinya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN