Extra Part 1 | Dari Sisi Damar

1428 Kata

Sudah seminggu sejak kepergian Karin, dan Damar masih sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa sang istri secara tiba-tiba. Dalam hatinya dipenuhi rasa menyesal, harusnya mereka gak datang di malam itu, harusnya mereka gak berdiri di bawah lampu sialan yang membuat Karin kehilangan nyawanya, harusnya Karin biarkan saja Damar yang tertimpa dan pergi. Damar sudah sering mengatakan pada Karin untuk gak lagi mengorbankan diri, tetapi kenapa dia gak mau menuruti perkataannya?  Dia masih belum mau bertemu atau berinteraksi selain dengan ibu dan anak-anaknya. Masih sibuk dengan kesedihan dan rasa dukanya sendiri. Banyak papan bunga di depan rumah yang ditujukan kepada Karin, dan Damar gak mau melihat itu semua. Dia lebih suka berdiam di kamar dan bersembunyi. Dia juga belum memegang ponsel l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN