32 | Belum Pulang, Sudah Sepi

1878 Kata

Pagi harinya, saat Karin bangun … dia sudah gak menemukan Damar dan Adis di atas ranjang. Perempuan berambut panjang ini langsung mengubah posisi menjadi berdiri, lalu mengambil ikat rambut di atas nakas. Dia berjalan keluar sambil mengikat rambutnya. Mencari keberadaan suami dan anak perempuan yang gak berada di kamar. Suara-suara di bagian belakang rumah membuat Karin memilih untuk melangkah ke sana. Ternyata benar, ada Damar yang tengah duduk di kursi, dia menaruh Adis di baby chair dan mengajak anaknya mengobrol. Ibu sendiri tengah memasak sarapan untuk mereka. Ketika Karin datang, lelaki itu sempat melirik ke arah Karin sebelum akhirnya kembali menatap sang anak. “Ibu kurang apa? Biar Karin bantu,” ucap perempuan yang kini menghampiri mertuanya. “Sudah ini, kamu buat teh hangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN