"Kau tidak memiliki siapa pun untuk diundang ke acara kita?" Sheeran mengedarkan matanya ke sekeliling. Tidak ada siapa pun dalam gereja itu, kecuali mereka, seorang pendeta dan dua orang biarawati yang tengah membereskan t***k-bengek yang mereka gunakan adalah pelafalan janji suci mereka tadi. Tidak ada yang spesial memang. Hanya pernikahan sederhana yang bahkan mungkin tidak dihadiri siapa pun. Ditambah terlihat muram karena gaun pernikahan Sheeran yang berwarna kelam. Kata Alfdrein, hitam itu bukti ketangguhan, bukti kekuatan. Filosofinya, semoga pernikahan mereka tahan-banting akan segala rintangan dan badai yang menghadang. Jadi, Sheeran iya-iya saja ketika Alfdrein mengusulkan warna itu sebagai tema pernikahan mereka. Lama menunggu dan Alfdrein sama sekali tak merespon ucapannya,

