Bab 23

2135 Kata

Tahukah kamu apa yang kutakutkan dari sebuah perpisahan? Perasaan yang terus menggebu dan hati yang terus merindu tentang bagaimana caramu mencintaiku.   Napasnya terengah-engah dengan keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya. Tubuhnya membungkuk, mencoba menetralkan emosinya sendiri. Dalam diam dia terus merapal sebuah doa untuk sahabatnya itu. Dia tidak tahu mengapa semua ini bisa terjadi. Namun ketika Aji memberitahunya siang tadi, Nisa langsung terburu-buru datang ke sini. Akan tetapi ketika tinggal beberapa langkah lagi kakinya sampai ke tujuan, entah kenapa dalam hatinya menolak. Bukan berarti dia tidak peduli dengan sahabatnya itu, tapi Nisa takut mengganggu waktu kebersamaan mereka. Biar bagaimana pun ini ada hari-hari dimana Aji bersama Wulan. Dan tidak seharusnya Nisa mere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN