•15•TERTANGKAP.

682 Kata
15 Tertangkap.  Disekolah THS.  Kantin Mereka dimakan dengan santai. Namun tersedat kesedihan dimata mereka. Walaupan Clara dan Bianka. Geo, Nata, Bian mereka sudah diceritakan.  Oh ya, Devan dkk, Ratu dkk, dan nata dkk sudah tahu itu vita dkk hanya palsu kutu buku. Mereka tau saat Vita pergi dari rumah dan di sana mereka diceritakan oleh tian. Tara? Dia semakin yakin bahwa vita adalah adik kandungnya.  "Ini udah pulang. Tapi dia belum pulang" lirih Tian.  "Ini udah seminggu, gue kangen lo" gumam Devan  mendengarkan mereka "Maksud lo?" Tanya Vira. Devan menghela  nafas "Senang suka sama vita-" ucap Devan terpotong.  "!!" pekik mereka kaget, buat sekantin kaget melihatnya  "Husstie ini malu-malu, jangan rusak dulu ok !!" katakan Devan.  " " Suka sama-sama vita dari pertama masuk, ganti mendapat menarik sama dia karena dia hanya dia yang sikapnya dingin sama gue, sedangkan yang lain ada yang centil, carper, dll. Gue sih gak tau dari menarik sampai cinta. vita Pergi gue Rindu Berat Dan gue Yakini kalo gue suka sama dia bahkan Cinta "Jelas Devan MEMBUAT mereka menganga  " Wow kalimat terpanjang "HEBOH Valen, buat Sekantin Kembali Lagi  " Husst malu²-in lu "Omel Bianka  " Hehe "cengengesan Valen  "Kalo suka sama dia atau suka jaga di dia, karena dia sering kali sakit, dan sebenarnya dia tak terlalu dingin. Namun kejadian itu berubah menjadi dingin untuk menutup kemenangan dan untuk kepedihannya" katakanlah Tian membuat Devan melihatnya. "Apa maksud Loistiwa apa?" Tanya Devan begitu pula Lano dkk, Ratu dkk dan Nata dkk  "Xaviar" jawab Tian  "Siapa dia?" Tanya Clara.  "Biar Vita yang cerita sendiri" jawab Tian buat mereka dapat Vira dkk menghela nafas dan meneluk.  Mereka pun bercanda dan mengobrol. Namun dengan obrolan Bian membuat mereka terhenti,  "Tapi gue heran dah, mas iya disembunyi nga ada yang tau, kecuali orang punya yang besar, maksud gue punya yang punya orang besar dan vita dia pun tidak mau ikut sama sama mama dan Daddynya. Pengawal terkenal dan para pengawal" ucap Bian tiba² membuat mereka berhasil. Dan membuat 4V gelagapan  "Iya, iya gue gak kepikiran" ucap Lano. "Oke, ntar pulang sekolah kita cari bareng² aja gimana" ajak Clara.  "Oke" Devan dkk, Ratu dkk dan nata dkk mengangguk saat Vira dkk melamun dengan raut peduli.  "Kalian kenapa?" Tanya Ratu. Membuat Vira dkk sadar.  "Eh nga kok, ya udah Nanti sekolah Pulang kitd cari bareng” jawab Vexia.  °°°°°°  Seorang gadis sedang berlatih pistol di ruangan KHUSUS.  "Ada apa?"  "Orang yang mengintai rumah rindu, mengambil" ucapnya membuat gadis itu senang dan berseringai,  "Bagus, bawa keruang pelaksanaan" "Baik rindu" orang harus pergi vita, vita pun mengambil pangkuan dan membersihkan keringatnya, dan meneguk minum. Setelah keluar dari ruangan menuju kamarnya untuk mengganti baju.  Setelah selesai Vita pindah tempat tinggal sudah tersedia lelaki yang terantai.  "Ckck lo salah cari lawan" ucap vita berjongkok di hadapannya membuat orang itu memuji.  "LEPASIN GUE b*****t" teriak nya didepan muka vita, buat vita geram dan log. Vita tak suka jika ada yang membentak atau berteriak dimuka.  "Cih, bayaran mencoba berteriak dengan gue" ucapkan vita dan meludahinya, vita pun melemparkanar samurainya dan menancap diperutnya.  "Bersihkan ini, dan berikan pada Black Diamond's" ucap vita membuat Nando mengernyit menantang, vita pun coba menjawab.  "Tato berlian di lehernya Yang membuktikan dia anak buah Black Diamond'S“jawab vita, Nando pun mengangguk Dan vita Berjalan Keluar Ruang eksekusi Menuju taman Belakang Markas.  Vita pun melepaskan pakaiannya Hingga menyisakan Tantop coklat Dan melemparkannya Ke Lantai Dan mengambil korek Lalu membakarnya.  Terbakar Habis bajunya vita memutuskan berganti pakaian formal menuju kantor barunya R'Y CORP.  Lewati >>>>> Vita berjalan dengan tatapan datar, para karyawan yang berpapasan menyapanya dia hanya membalaskan dengan senyuman tipis.  Ia pun masuk ke ruangannya setelah sampai dilantai 20.  "Sakit rindu" sapa Debi setelah sampai di ruangannya.  "Debi ambilkan aku jus strawberry" mintanya  "Baik rindu" ucap Debi dan kirim Vita yang siap dibawa dengan laptopnya.  Vita terus membaca dan Pergi perusahaannya sudah mulai 20 besar, ia pun hanya menyungging seringaian.  Ia kembali mengerjakan file dan menge-cek email yang dikirim sekretarisnya. Tak terasa sudah 5 jam ia berhasil. Vita melihat jam di saat pindah sudah jam 8 malam. Segera ia membereskan kunjungan dan menjalankan pulang. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°~~~~~~~~~~~~~~~~~
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN