23

1780 Kata

Setelah pertengkarannya dengan Raden beberapa hari yang lalu, Abi tak lagi berbicara dengan pria itu. Baik di kos maupun di kafe ketika seorang teman mengajak mereka nongkrong, Abi sama sekali tidak mengindahkan Raden. Namun bedanya, jika Abi terkadang masih mencuri-curi pandang pada temannya itu, tak sekalipun Raden meliriknya. Hal itu tentu membuat semua teman mereka bertanya-tanya. Apa yang mendasari pertengkaran kedua manusia yang sudah bagaikan lem dan perangko itu? Tampaknya, masalah mereka bukanlah masalah sepele. Buktinya, Raden yang ceria dan pemaaf sampai mengerutkan dahi setiap kali Abi tertangkap basah tengah menatapnya. Kemudian mereka berspekulasi bahwa Abi lah yang memulai pertengkaran di antara mereka. Abi memang sedikit emosional, sementara Raden, pria itu terlalu santai d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN