Azalea memarkirkan mobil Mini Coopernya di pelataran parkir butiknya dengan agak tergesa. Melirik sekilas jam Diornya, mengambil tas tangan warna peach yang dia letakkan di kursi samping lalu membuka pintu mobil dan keluar seraya mengedarkan pandangan ke ramainya komplek pertokoan. Hampir mendekati sore hari dan tadi dia meninggalkan butik kurang lebih satu setengah jam. Lea hanya berharap kalau Keenan belum datang untuk menjemputnya. Nanti malam dia harus tampil cantik untuk mendampingi lelaki itu menghadiri pesta membosankan dan pasrah dipamerkan layaknya boneka. Tanpa sadar Lea menghambuskan napasnya pelan saat melihat tidak ada mobil milik Keenan di parkiran butiknya. Berjalan dengan anggun mendekati pintu yang tertulis OPEN itu dan membukanya. Terlihat beberapa pegawainya melayani p

