*** Yohan memang sudah merasa aman karena tidak ada lagi Nava, yang mengganggunya. Namun, sepertinya dia tidak akan setenang itu apalagi di kantor tempatnya magang. Ada saja wanita yang sengaja mengganggunya. Yohan tidak masalah kalau mereka mau bertingkah tebar pesona, hanya saja mereka agak keterlaluan karena mengganggu pekerjaan Yohan. Sisa hari untuk bekerja di sini masih banyak. Yohan harus melaluinya dengan sabar, karena kalau dia tidak lulus magang, Yohan akan mengulang. Semakin lama waktu untuk berduaan dengan Kak Anya. Mendapat pengakuan sebagai kepala rumah tangga yang bisa diandalkan. "Yohan, kamu bisa bantu saya sebentar gak?" Yohan mendongak, melihat sosok wanita yang kini berdiri dengan tatapan datar, namun wajah yang penuh make up. "Maaf bu, saya sedang mengerjakan be

