*** Anya sudah mendengar kejadian lengkapnya dari salah satu rekan kerja Yohan. Lebih tepatnya, Anya minta tolong pada Novia selaku asisten barunya, untuk bertanya langsung pada teman Yohan Dia tidak mungkin bertanya secara gamblang pada Haidar, teman Yohan yang tentu saja tidak mengetahui siapa Anya sebenarnya. Semua ini karena kesalahpahaman yang harus di pecahkan. Hanya saja pertanyaannya, apakah itu semua hanya kesalahpahaman belaka? Bahkan Anya belum berani mengungkapkannya pada Yohan. Anya menggeleng pelan, mungkin ketika sudah kepepet Anya akan langsung bertanya pada Glen. Apa yang sebenarnya dia ketahui, tentang hubungan antara Papa dan juga Mama Yohan. Sekarang Anya fokus untuk menemani Yohan seharian. Tubuhnya demam, dia menangis di pusara sang Mama seharian tidak mau pulang

