Bab 52

1207 Kata

*** Ketahuilah Anya tidak menegur Yohan, bahkan mengabaikan panggilan Yohan yang sudah menerornya beberapa kali itu. Anya seakan sengaja ingin membuat Yohan jera karena merangkul gadis lain. Anggaplah Anya cemburu, karena saat Yohan kembali menghubunginya. Anya mengabaikan, dan memilih untuk mengaktifkan mode pesawat di handphonenya. Ketika rapat dari berbagai perwakilan perusahaan selesai. Anya langsung pergi bersama dengan asistennya. Dia malas bertemu Yohan, dan berharap Yohan tidak berhasil menemuinya. Dugaan Anya salah besar, karena Yohan seakan sengaja menunggunya di depan lift. Anya memutar bolamatanya jengah, dan hendak menutup pintu lift namun segera di cegah oleh, Yohan. "Kak Anya," panggil Yohan dengan suara kecil. "Kamu siapa?" "Saya harus segera pergi." Waduh gawat! Y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN