Lucas menatap handphonenya yang berdering sedari tadi. Mentari?? Kenapa perempuan itu menelfonnya malam-malam. Lucas langsung mengangkatnya. Tapi, ketika mendengar suara tangisan dari sebrang. Lucas penasaran. Apa Mentari menangis karna ucapannya kemaren?? "Lucas... King ngancem aku!" Ucapnya terisak. Lucas tersentak. Mengancamnya?? Bagimana bisa?? "Luna... Luna. aku tadi nemuin dia terikat di bawah pohon. Badannya memar. Aku juga nemuin surat.. Kamu bisa nggak kesini?? Aku takut." Isaknya. "Kamu tenang oke.. Aku kesana sekarang." Ucap Lucas yang segera melesat ke panti asuhan. Sampai disana ia benar-benar terkejut mengetahui keadaan Luna. Dan juga surat yang tadi di temukan Mentari. Lucas meremas surat itu. King sialan itu... Berani-beraninya dia.. Mengancamnya menggunakan anak ke

