'Gue mau nginep di rumah lo.' Jika saja semuanya normal, maka Aisyah dengan senang hati mengajak Dila bermalam di rumahnya. Bukankah mengasikkan jika bisa mengobrol sepanjang malam, tertawa dan melakukan semua aktivitas menyenakan lainnya bersama sahabat, layaknya remaja. Sayangnya semua tidak normal. Aisyah menghela nafas berkali kali, dua jam lagi Dila akan datang tapi ia sama sekali belum bisa menghubungi Alex sejak tadi. Ponsel Alex mati dan Alex entah kemana. Bagaimana jika Dila datang dan Alex tidak tahu apa pun, Aisyah menghela nafas gusar, berkali kali ia merasa jam begitu cepat berputar. Dila : Jangan lupa tuan putri mau nginep di rumah lo. Aisyah: Dila, gimana kalo minggu aja. Dila: Gue mau sekarang. Titik . Aisyah: Dil... Dila: Maaf gue gak denger. Aisyah tahu

