Cobaan Terindah

1343 Kata

Karena hujan yang tak kunjung reda, akhirnya pak Joko memutuskan untuk tidak pulang malam ini. Itu berarti mereka semua akan menginap di panti Asuhan. Tikar sudah di gelar di lantai. Semua orang sudah bersiap untuk tidur, malam ini. Para Akhwat tidur di dalam panti sedang para Ikhwan tidur di teras panti. Panti ini memang tidak besar dan tidak bisa menampung banyak orang di dalamnya.  "Dila... " Aisyah mengoyang pelan tubuh Dila. "Ehm... " Gumam Dila, mata gadis itu masih tertutup rapat. Sepertinya Dila sangat kelelahan dan Aisyah menjadi tidak tega membangunkan nya. Angin berhembus sangat kencang, Alex merapatkan selimut seadanya yang di beri bu Fatmah kepadanya.  " Aisyah," gumam Alex pelan. Ia memicingkan matanya untuk melihat lebih jelas objek tersebut. "Ngapain dia ke gudang." A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN