Tiga pukulan yang Tristan layangkan semakin memperburuk kondisi Alex. Alex mengambil nafas dengan susah payah, lalu terdengar hembusan berat keluar dari mulut Alex . Alex menghembuskan nafas terakhirnya karena setelah itu tidak terdengar lagi nafas pelan dari Alex "ALEX....... " teriak Aisyah histeris. "Lo mimpi buruk lagi? " Aisyah menggeleng, "hanya mimpi." katanya seperti bergumam untuk menenangkan dirinya sendiri. Alex tersenyum lembut. Ia mendekati Aisyah lalu dengan pelan mengelus kepala Aisyah yang tertutup jilbab. "Alex... " cicit Aisyah pelan. "Lo sakit? " kata Alex tiba tiba dan langsung meneliti wajah Aisyah dengan jarak cukup dekat, "Wajah lo pucat banget! Lo telat makan ya!! Gue udah sering bilang. JANGAN TELAT MAKAN!!. " Alex menghela nafas kasar, ia kesal sekar

