Dari awal, jalan kita memang berbeda dan aku melupakan hal itu. **** CERAI. Setelah kata itu terucap, tidak butuh alasan bagi ku untuk tetap bertahan. Dan di sini lah aku. Berada pada titik semula. Semua sudah berakhir. Aku harus meninggalkan semua kenangan itu di sini dan mungkin akan menyimpan sebagian kecil kenangan itu di sisa koper ku. Aku akan berhenti berjalan di masa lalu dan mulai berlari menuju masa depan. Tidak, aku bukan pelari ilegal yang berlari karena masa lalu tapi aku sang atlet yang berlari untuk menang. Aku berlari mengejar finis, finis yang sempat tertutup kabut asap dunia, kini kembali terang dengan serercah cahaya. Aku akan kembali pada rute ku, mengejar dan terus mengejar ketertinggalan ku. Tak kan ku biarkan finis itu menghilang lagi. "Anak ku...," Abi mengu

