Langit sore ini berwarna lebih gelap karena awan hitam yang telihat merata di seluruh penjuru kota. Sesekali terlihat dahan pohon yang bergoyang karena tertiup angin yang cukup kencang. Naira menutup mata seketika saat baru saja keluar dari pintu kaca dan di sambut dengan terpaan angin bercampur pasir tepat di wajahnya. Sebelah tangannya memegang tas kecil berisi jas hujan yang baru saja dia lipat, karena tadi pagi baru saja dipakai untuk pergi bekerja. Sementara itu sebelah tangannya yang bebas mengarah ke wajahnya, melindungi kedua matanya dari pasir dan debu yang berterbangan. Rintik hujan mulai turun, menghentikan niat Naira untuk langsung pulang. Dia lalu duduk di kursi yang memang tersedia di depan mini market tempatnya bekerja. Menunggu keadaan lebih tenang dari angin yang bertiup

