Seolah mengerti bahwa Naira juga perlu waktu untuk memikirkan semuanya. Memikirkan akan seperti apa nanti hubungan mereka akan berlanjut setelah ini. Maka malam itu Adrian berkata akan memberikan waktu bagi Naira untuk berpikir sebelum memberikan jawaban padanya. Kali ini Adrian pasrah mengenai jawaban apapun yang akan diberikan oleh Naira. Jika boleh sedikit percaya diri, Adrian bisa melihat rasa itu masih ada di hati gadis-nya ini. Namun hati manusia siapa yang tahu. Terlebih isi hati makhluk bernama wanita. Terkadang sungguh tak bisa ditebak apa yang terlihat dengan apa yang sebenarnya mereka rasakan. . Beberapa menit kemudian, sepiring cah kangkung, kepiting asam manis, cumi goreng tepung, terong bakar, dan dua porsi nasi hangat sudah tersaji di meja. Perut Adrian yang sejak tadi m

